Tribunnews banner
Tribunnews avatar
Tribunnews
@tribunnews
Subscribers15.6M
Views22.6B
Videos438.1K
TribunnewsPublished at May 21, 2026 at 02:16 PM0:05
7 Poin Penting Pidato Prabowo di Rapat Paripurna DPR RI, Kuatkan Rupiah hingga Kendalikan Inflasi thumbnail

7 Poin Penting Pidato Prabowo di Rapat Paripurna DPR RI, Kuatkan Rupiah hingga Kendalikan Inflasi

23 days agoLong-tail
PrabowoPidatoRapat ParipurnaDPR RIRupiahshorts
Published time
May 21, 2026 at 02:16 PM
Duration
0:05
Video type
News & Politics
Channel region
Indonesia
Publish Timing Insight
Not enough timing data
This channel still lacks enough historical upload timing data. Let the channel accumulate more snapshots before evaluating the best timing.
Monetization Insight
No clear monetization tags yet
Focus on view growth, engagement quality, and topic competition to judge monetization potential.
Action Suggestion
Watch for sustained growth
The basic conditions are already in place. Keep watching 7-day views and revenue before deciding whether this topic should become a series.
Views
15.8K
Likes
32
Comments
15
Estimated Daily Revenue
-
Estimated Total Revenue
$0.24 - $0.95
RPM Range
$0.02 - $0.06
1D Views Gain
0
7D Views Gain
0
1D Likes Gain
0
7D Likes Gain
0
1D Comments Gain
0
7D Comments Gain
0
Velocity Score
0%
Topic Cluster
Prabowo
Video Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Poin penting pidato Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR ke-19 Dihimpun dari Kompas.com, Rabu (20/5/2026), berikut adalah 7 poin penting dan krusial yang disampaikan oleh Presiden Prabowo dalam pidato paripurna yang diselenggarakan DPR hari ini. 1. Target pertumbuhan ekonomi menuju 8 Persen Di sektor makro, Presiden Prabowo mematok target pertumbuhan ekonomi nasional berada di kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen pada tahun 2027. Angka ini dipersiapkan sebagai landasan kuat dan realistis untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada tahun 2029 mendatang. Prabowo optimis fondasi ini dapat dicapai melalui pengelolaan fiskal yang bijak, hati-hati (prudent), dan berkelanjutan. "Dengan kebijakan yang tepat, kebijakan fiskal yang prudent dan berkelanjutan saya yakin ekonomi Indonesia dapat tumbuh di kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen di tahun 2027 menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen menuju 2029," kata Prabowo, dikutip dari Kontan. 2. Pengendalian kebijakan fiskal dan defisit APBN Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah telah menetapkan batas-batas indikator fiskal utama dalam RAPBN 2027. Kebijakan ini diambil guna menjaga kesehatan fiskal negara di tengah upaya agresif mendorong pertumbuhan ekonomi, namun tetap berkomitmen penuh untuk tidak mengorbankan stabilitas finansial nasional. 3. Target penguatan nilai tukar rupiah Merespons gejolak pasar mata uang baru-baru ini, Kepala Negara juga menetapkan target penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Target yang diberikan Prabowo, rupiah harus berada di rentang Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS pada tahun 2027. “Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berada pada rentang Rp 16.800 hingga Rp 17.500,” ujar Prabowo, dilansir dari Kompas.com, Rabu. 4. Kendali inflasi dan suku bunga SBN Presiden Prabowo juga menyampaikan komitmennya untuk menekan laju inflasi domestik agar tetap terjaga dan terkendali pada kisaran 1,5 persen hingga 3,5 persen. Sementara itu, tingkat suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) dengan tenor 10 tahun ditargetkan berada pada level 6,5 persen hingga 7,3 persen. 5. Asumsi harga minyak dan target lifting energi Sektor komoditas energi, terutama minyak mentah, juga menjadi perhatian serius yang dibahas dalam pidato Presiden Prabowo hari ini. Dia memperkirakan harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) bergerak di kisaran 70 hingga 95 dolar AS per barel pada 2027. Tak hanya soal harga, Prabowo juga memberikan target pada kapasitas produksi baik untuk minyak maupun gas bumi. Untuk minyak bumi, pemerintah menetapkan target sebesar 602.000 sampai 615.000 barel per hari. Sementara untuk gas ditargetkan pada kisaran 934.000 sampai 977.000 barel setara minyak bumi per hari. 6. Penerbitan PP tata kelola ekspor komoditas SDA Sebuah kebijakan ekonomi besar juga resmi diumumkan dalam momentum pidato rapat paripurna tersebut. Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintahannya baru saja menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam (SDA). "Hari ini, pemerintah Republik Indonesia yang saya pimpin menerbitkan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam," ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Rabu (20/5/2026). Regulasi baru ini membawa perubahan fundamental dengan menegaskan bahwa seluruh ekspor komoditas unggulan Indonesia, mulai dari kelapa sawit hingga batu bara, ke depan wajib melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ditunjuk khusus sebagai pengekspor tunggal (single exporter). Langkah strategis ini diambil demi memperkuat hilirisasi dan kedaulatan tata kelola komoditas nasional di pasar global. 7. Kritik keras terhadap lambatnya birokrasi perizinan Poin terakhir yang menjadi sorotan tajam adalah kekecewaan Prabowo terhadap buruknya efisiensi birokrasi di dalam negeri. Ia membandingkan lambatnya sistem perizinan usaha di Indonesia dengan negara tetangga. "Kalau Malaysia bisa izin dalam dua minggu, kenapa kita izinnya 2 tahun? Memalukan," kritik Prabowo secara terbuka di hadapan ratusan anggota DPR. Prabowo mendesak adanya perbaikan institusi total guna menciptakan iklim investasi yang sehat, sekaligus melindungi para pelaku usaha dari gangguan birokrasi dan praktik pungutan liar (pungli). Selain ketujuh poin utama tersebut, Presiden ke-8 RI ini juga memanfaatkan podium parlemen untuk menyuarakan komitmen kuatnya terhadap pemberantasan korupsi, reformasi hukum, hingga perbaikan tata kelola kekayaan alam nasional. Secara khusus, Prabowo mendorong pembukaan lapangan kerja formal secara masif serta penguatan Indeks Kesejahteraan Petani. Sumber: Kompas.com Aplikasi: ChatGPT Editor Video: Raka Aditya Putra Tama
Related Topics
Continue with closely related videos to judge topic depth and content format.
Topic: Prabowo
Not enough related-topic video data yet.
Video FAQs

These FAQs clarify what this video page measures, why revenue is estimated, and how to use the page for content research.

What can you learn from this video analytics page?

This page shows views, likes, comments, RPM and revenue estimates, publish timing, topic tags, related videos, and the broader channel context behind the video.

Why are RPM and revenue numbers estimates?

Actual earnings depend on monetized playbacks, audience geography, seasonality, advertiser demand, and monetization status. CloutOrbit provides directional estimates for benchmarking, not exact payouts.

How should you use this page for content research?

Compare timing, topic tags, monetization signals, and adjacent videos from the same channel to spot formats, themes, and publishing patterns worth testing.