Tribunnews banner
Tribunnews avatar
Tribunnews
@tribunnews
Subscribers15.6M
Views22.5B
Videos436.5K
TribunnewsPublished at May 29, 2026 at 02:56 PM1:58
Tenun Tidore Kembali Hidup usai 100 Tahun Hilang, Lewat Tangan Pengrajin Memukau Masyarakat Jerman thumbnail

Tenun Tidore Kembali Hidup usai 100 Tahun Hilang, Lewat Tangan Pengrajin Memukau Masyarakat Jerman

7 days agoPeak window
Tenun Tidorekain tenun Indonesiabudaya Indonesiapengrajin tenunTidoretenun tidore kembali
Published time
May 29, 2026 at 02:56 PM
Duration
1:58
Video type
News & Politics
Channel region
Indonesia
Publish Timing Insight
Not enough timing data
This channel still lacks enough historical upload timing data. Let the channel accumulate more snapshots before evaluating the best timing.
Monetization Insight
No clear monetization tags yet
Focus on view growth, engagement quality, and topic competition to judge monetization potential.
Action Suggestion
Watch for sustained growth
The basic conditions are already in place. Keep watching 7-day views and revenue before deciding whether this topic should become a series.
Views
27
Likes
1
Comments
0
Estimated Daily Revenue
-
Estimated Total Revenue
$0.01 - $0.07
RPM Range
$0.45 - $2.63
1D Views Gain
0
7D Views Gain
0
1D Likes Gain
0
7D Likes Gain
0
1D Comments Gain
0
7D Comments Gain
0
Velocity Score
0%
Topic Cluster
Tenun Tidore
Video Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. TRIBUN-VIDEO.COM -  Setelah sempat menghilang selama 100 tahun, kain tenun Tidore kini kembali hadir berkat tangan para perempuan hebat tanah air. Perempuan pelestari tenun dari Indonesia, Anita Gathmir, mengungkap bagaimana awal dirinya kembali mengangkat kain tradisional bernilai sejarah tinggi itu. Anita mengungkap awalnya dirinya mendapati dalam suatu upacara adat Tidore. Ia menyebut saat itu dirinya melihat perangkat adat yang disebut Bobato justru menggunakan kain Jawa, batik, dan songket. Anita menyebut momen itu sangat mengganggu dirinya lantaran perangkat adat Tidore tidak menggunakan kain tenun sendiri. Berawal dari keprihatinan itulah lantas dirinya merevitalisasi kain tenun Tidore. Anita diketahui merupakan perempuan keturunan Kesultanan Tidore, lantas menelusuri jejak warisan yang nyaris punah itu. Langkahnya dimulai dari mendekati ingatan para tetua hingga arsip yang masih tersisa. "Ada tim kami yang dapat foto di kantor arsip sebenarnya. Di sana ada foto motif, di situ ditulis Maluku Halmahera," ungkap Anita.Tak main-main, perjuangan keras Anita untuk kembali menghidupkan warisan kain Tidore diakui oleh negara. Anita kini meraih Anugerah Puspa Bangsa. Saat ini dirinya memperkenalkan kain Tidore ke masyarakat Jerman. Beberapa masyarakat Jerman memberikan penilaiannya terkait lama pembuatan kain Tidore ini. Jordi dan Anastasia, pengunjung acara, meyakini kain tersebut dibuat dalam waktu 30-50 jam bahkan satu minggu. Ternyata waktu yang dibutuhkan dalam membuat satu helai kain Tidore adalah selama dua bulan. Dalam kesempatan tersebut Anita juga memamerkan bahan dan alat yang digunakan saat proses pembuatan kain Tidore. Bahkan, para pengunjung yang merupakan masyarakat Jerman merasa kagum atas karya anak bangsa ini. Dibuat dengan ketelitian tinggi oleh para pengrajin lokal yang konsisten melestarikan warisan budaya. Kehadiran Tenun Tidore mempertemukan para pengrajin Indonesia dengan masyarakat Jerman di pusat kota Hamburg. Selain memukau lewat motif dan keindahannya, tenun ini juga berfungsi sebagai jembatan pertukaran budaya antara dua negara. Kembalinya Tenun Tidore menjadi bukti bahwa tradisi yang sempat punah bisa hidup kembali melalui semangat pelestarian para perempuan pengrajin. Partisipasi Indonesia ini disebut menjadi bagian dari diplomasi budaya kekayaan wilayah timur di tanah air. (Tribun-Video.com) Program: Tribunnews Update Host: Alinda Panca Editor Video : Ardrianto Satrio Uploader: Tri Hantoro Sumber: Instagram DW
Related Topics
Continue with closely related videos to judge topic depth and content format.
Topic: Tenun Tidore
Not enough related-topic video data yet.
Video FAQs

These FAQs clarify what this video page measures, why revenue is estimated, and how to use the page for content research.

What can you learn from this video analytics page?

This page shows views, likes, comments, RPM and revenue estimates, publish timing, topic tags, related videos, and the broader channel context behind the video.

Why are RPM and revenue numbers estimates?

Actual earnings depend on monetized playbacks, audience geography, seasonality, advertiser demand, and monetization status. CloutOrbit provides directional estimates for benchmarking, not exact payouts.

How should you use this page for content research?

Compare timing, topic tags, monetization signals, and adjacent videos from the same channel to spot formats, themes, and publishing patterns worth testing.