Video Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Amerika Serikat menegaskan Iran harus membuka Selat Hormuz dan bersedia membuat konsesi terkait program nuklirnya sebelum memperoleh keringanan sanksi.
Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, saat menjawab pertanyaan anggota DPR AS, Lois Frankel, mengenai kemungkinan adanya dana yang kembali ke Iran dan berpotensi digunakan untuk mendanai kelompok-kelompok proksi (2/6/2026).
Frankel mempertanyakan apakah miliaran dolar atau dana tertentu akan kembali ke Iran sebagai bagian dari kesepakatan yang sedang dibahas.
Menurutnya, hal tersebut berisiko memungkinkan Teheran melanjutkan dukungan terhadap kelompok proksi di kawasan.
Menanggapi hal itu, Rubio mengatakan kesepakatan yang ramai diberitakan media masih bersifat dinamis dan belum final.
Ia menjelaskan, langkah pertama yang harus dilakukan Iran adalah membuka Selat Hormuz.
Menurut Rubio, permintaan Iran agar AS mencabut berbagai pembatasan sehingga kapal-kapal mereka dapat kembali mengakses pasar internasional tidak akan dipenuhi sebelum jalur pelayaran strategis tersebut dibuka.
Selain itu, Rubio menegaskan Iran juga harus bersedia mengikuti perundingan mengenai isu-isu yang selama ini enggan dibahas oleh Teheran.
Ia menyebut salah satu syarat utama adalah kesediaan Iran bernegosiasi mengenai penghentian pengayaan uranium.
Selain itu, Iran juga harus menyepakati pembahasan mengenai uranium yang telah diperkaya hingga tingkat tinggi.
Terkait kemungkinan keringanan sanksi maupun aset Iran yang dibekukan, Rubio menegaskan seluruh proses akan bergantung pada kepatuhan Iran terhadap ketentuan yang disepakati.
Menurutnya, rezim Iran selama ini tetap menemukan cara untuk menyalurkan dana dan sumber daya kepada kelompok-kelompok proksi meskipun berada di bawah tekanan dan sanksi internasional.
Rubio menjelaskan bahwa yang sedang dibahas bukanlah pemberian dana secara langsung, melainkan kemungkinan pencabutan sanksi yang berkaitan dengan program nuklir Iran apabila Teheran memenuhi alasan yang menjadi dasar pemberlakuan sanksi tersebut.
Ia menegaskan tidak akan ada pemberian insentif di awal ataupun bentuk bonus sebagai tanda itikad baik.
Seluruh bentuk keringanan sanksi akan diberikan berdasarkan syarat dan tingkat kepatuhan Iran.
Frankel kemudian kembali mempertanyakan apakah pemerintah AS mempertimbangkan pengembalian dana kepada Iran yang berpotensi digunakan untuk membiayai kelompok proksi yang menurutnya telah merugikan jutaan orang.
Menjawab pertanyaan tersebut, Rubio menegaskan dana tidak akan dikembalikan apabila berpotensi digunakan untuk mendanai kelompok proksi.
Ia menambahkan, fokus utama negosiasi saat ini adalah menentukan konsesi yang dapat diberikan dalam perundingan. Rubio juga menjelaskan terdapat berbagai jenis sanksi terhadap Iran, mulai dari sanksi yang ditetapkan Kongres AS, Perserikatan Bangsa-Bangsa, hingga cabang eksekutif pemerintahan AS.
Menurut Rubio, sejumlah sanksi tersebut secara khusus berkaitan langsung dengan program nuklir Iran dan menjadi bagian penting dalam proses negosiasi yang sedang berlangsung.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Viory dengan judul Iran has to open Strait of Hormuz, make nuclear concessions - Rubio says sanction relief 'condition-based' https://www.viory.video/en/videos/a3067_02062026/iran-has-to-open-strait-of-hormuz-make-nuclear-concessions-rubio-says-sanction-relief-condition-based-
Program: Tribunnews Update
Host: Thalia Iza
Editor Video: Tegar Melani
Uploader: Bintang Nur Rahman
#viory