Tribunnews banner
Tribunnews avatar
Tribunnews
@tribunnews
Subscribers15.6M
Views22.5B
Videos436.5K
TribunnewsPublished at May 31, 2026 at 01:51 PM1:15
AS Klaim Pegang Kendali Selat Hormuz, Iran Tak Terima dan Bersumpah akan Serang Kapal Pengganggu thumbnail

AS Klaim Pegang Kendali Selat Hormuz, Iran Tak Terima dan Bersumpah akan Serang Kapal Pengganggu

6 days agoPeak window
Amerika SerikatIranSelat HormuzKlaim KendaliKonflik AS-Iranklaim pegang kendali
Published time
May 31, 2026 at 01:51 PM
Duration
1:15
Video type
News & Politics
Channel region
Indonesia
Publish Timing Insight
Not enough timing data
This channel still lacks enough historical upload timing data. Let the channel accumulate more snapshots before evaluating the best timing.
Monetization Insight
No clear monetization tags yet
Focus on view growth, engagement quality, and topic competition to judge monetization potential.
Action Suggestion
Watch for sustained growth
The basic conditions are already in place. Keep watching 7-day views and revenue before deciding whether this topic should become a series.
Views
761
Likes
18
Comments
3
Estimated Daily Revenue
-
Estimated Total Revenue
$0.34 - $2
RPM Range
$0.45 - $2.63
1D Views Gain
0
7D Views Gain
0
1D Likes Gain
0
7D Likes Gain
0
1D Comments Gain
0
7D Comments Gain
0
Velocity Score
0%
Topic Cluster
Amerika Serikat
Video Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Iran bersumpah akan menyerang kapal militer yang mencoba mengganggu pengelolaan Selat Hormuz. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya, Sabtu (30/5/2026). Dikutip dari Anadolu Agency, markas ini merupakan komando militer gabungan antara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan angkatan bersenjata. Pihaknya menegaskan bahwa pengelolaan Selat Hormuz sepenuhnya dilakukan oleh Iran. Seluruh kapal komersial yang melintasi perairan tersebut harus mendapat izin dari Angkatan Laut IRGC. Jika mereka melanggar, maka dapat mengancam keamanan kapal secara serius. Lebih lanjut, Iran memperingatkan kapal-kapal militer asing agar tidak ikut campur dalam pengelolaan Selat Hormuz. "Segala upaya kapal militer untuk mengganggu pengelolaan Selat Hormuz atau mengganggu navigasi akan menjadi sasaran angkatan bersenjata Republik Islam Iran," bunyi pernyataan tersebut. Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menolak pernyataan bahwa Iran mengendalikan Selat Hormuz. Menurutnya, perkembangan di balik layar dan jalannya negosiasi menunjukkan bahwa AS tetap memegang kendali atas perairan tersebut. Saat ini, AS juga masih memberlakukan blokade di sekitar Selat Hormuz dengan cara mencegat kapal yang keluar maupun masuk pelabuhan Iran. (Tribun-Video.com) Artikel ini telah tayang di Anadolu Agency dengan judul, Iran memperingatkan bahwa kapal-kapal militer yang mengganggu Selat Hormuz akan menjadi sasaran. https://www.aa.com.tr/en/middle-east/iran-warns-military-vessels-interfering-in-hormuz-strait-will-be-targeted/3951953 Program: Tribunnews Update Host: Agung Tri Laksono Editor Video: Nathanael Moer Rahardian Uploader: Bintang Nur Rahman
Related Topics
Continue with closely related videos to judge topic depth and content format.
Topic: Amerika Serikat
Not enough related-topic video data yet.
Video FAQs

These FAQs clarify what this video page measures, why revenue is estimated, and how to use the page for content research.

What can you learn from this video analytics page?

This page shows views, likes, comments, RPM and revenue estimates, publish timing, topic tags, related videos, and the broader channel context behind the video.

Why are RPM and revenue numbers estimates?

Actual earnings depend on monetized playbacks, audience geography, seasonality, advertiser demand, and monetization status. CloutOrbit provides directional estimates for benchmarking, not exact payouts.

How should you use this page for content research?

Compare timing, topic tags, monetization signals, and adjacent videos from the same channel to spot formats, themes, and publishing patterns worth testing.