KOMPASTV banner
KOMPASTV avatar
KOMPASTV
@kompastv
Subscribers19.9M
Views16.3B
Videos401.9K
KOMPASTVPublished at May 22, 2026 at 03:22 PM3:33
Tampang Bos Tambang Aseng Digiring Kejagung Masuk Mobil Tersangka thumbnail

Tampang Bos Tambang Aseng Digiring Kejagung Masuk Mobil Tersangka

15 days agoLong-tail
asengbos tambangkejagungkompasberita kompastampang bos tambang
Published time
May 22, 2026 at 03:22 PM
Duration
3:33
Video type
News & Politics
Channel region
Indonesia
Publish Timing Insight
Not enough timing data
This channel still lacks enough historical upload timing data. Let the channel accumulate more snapshots before evaluating the best timing.
Monetization Insight
No clear monetization tags yet
Focus on view growth, engagement quality, and topic competition to judge monetization potential.
Action Suggestion
Watch for sustained growth
The basic conditions are already in place. Keep watching 7-day views and revenue before deciding whether this topic should become a series.
Views
430
Likes
12
Comments
2
Estimated Daily Revenue
-
Estimated Total Revenue
$0.19 - $1.13
RPM Range
$0.45 - $2.63
1D Views Gain
0
7D Views Gain
0
1D Likes Gain
0
7D Likes Gain
0
1D Comments Gain
0
7D Comments Gain
0
Velocity Score
0%
Topic Cluster
aseng
Video Description
JAKARTA, KOMPASTV Kejaksaan Agung RI menetapkan pengusaha tambang Sudianto alias Aseng sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan tata kelola izin usaha pertambangan (IUP) PT Quality Success Sejahtera (QSS) di Kalimantan Barat. Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan Sudianto merupakan beneficial owner PT QSS. "Kami menetapkan satu orang tersangka, baru satu ya, atas nama SDT. Ini merupakan beneficial owner dari PT QSS," ujar Syarief pada Kamis. Syarief menjelaskan PT QSS diduga memperoleh izin usaha pertambangan namun tidak melakukan aktivitas penambangan di lokasi yang telah diberikan izinnya. Menurut Kejaksaan Agung, praktik tersebut diduga berlangsung sejak 2017 hingga 2025. Penyidik juga masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. Selain itu, penggeledahan masih berlangsung di sejumlah lokasi di Kalimantan Barat dan Jakarta. Kejaksaan Agung menyebut perbuatan tersangka diduga telah merugikan keuangan negara, namun nilai kerugian hingga kini masih dalam proses perhitungan oleh BPKP. Tersangka telah ditahan untuk 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Salemba Cabang Kejaksaan Agung. Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya! Video Editor: Rizaldi Baca Juga TERBARU! Kesiapan Puncak Haji 2026 dari Mekkah, Begini Agenda Timwas DPR | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/internasional/670411/terbaru-kesiapan-puncak-haji-2026-dari-mekkah-begini-agenda-timwas-dpr-kompas-siang Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670424/tampang-bos-tambang-aseng-digiring-kejagung-masuk-mobil-tersangka
Related Topics
Continue with closely related videos to judge topic depth and content format.
Topic: aseng
Not enough related-topic video data yet.
Video FAQs

These FAQs clarify what this video page measures, why revenue is estimated, and how to use the page for content research.

What can you learn from this video analytics page?

This page shows views, likes, comments, RPM and revenue estimates, publish timing, topic tags, related videos, and the broader channel context behind the video.

Why are RPM and revenue numbers estimates?

Actual earnings depend on monetized playbacks, audience geography, seasonality, advertiser demand, and monetization status. CloutOrbit provides directional estimates for benchmarking, not exact payouts.

How should you use this page for content research?

Compare timing, topic tags, monetization signals, and adjacent videos from the same channel to spot formats, themes, and publishing patterns worth testing.