Video Description
#tribuntimur #tribunnews #haji #LAPORANHAJI
MINA — Sebanyak 132.568 jemaah haji Indonesia yang mengambil nafar awal mulai meninggalkan Mina menuju Makkah pada Jumat pagi (29/5/2026) atau bertepatan dengan 12 Dzulhijjah 1447 H.
Pergerakan jemaah dimulai sejak pukul 06.00 Waktu Arab Saudi (WAS) menggunakan armada bus menuju hotel masing-masing di Makkah.
Sebanyak 68 persen jemaah haji sudah meninggalkan Mina sejak kemarin.
Dari total 527 kelompok terbang (kloter), sebanyak 424 kloter dijadwalkan bergerak kembali ke Makkah pada hari ini.
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, memilih turun langsung memantau pelaksanaan lempar jumrah pada malam hari. Langkah itu sekaligus menjadi contoh bagi jemaah agar memilih waktu yang lebih longgar dan aman saat menjalankan ritual wajib haji tersebut.
Pada hari kedua lempar jumrah, Kamis (28/5/2026) malam waktu Arab Saudi, Gus Irfan terlihat menyusuri area Jamarat lantai tiga sekitar pukul 21.50 WAS. Mengenakan kaus hijau, rompi, dan sarung hitam, ia berbaur dengan jemaah yang sedang menunaikan ibadah.
Kehadiran Menhaj langsung menarik perhatian jemaah Indonesia. Banyak di antara mereka yang menyempatkan diri menyapa dan mengabadikan momen bersama di sela-sela pelaksanaan lempar jumrah.
Menurut Gus Irfan, memilih waktu malam merupakan bagian dari upaya menghindari kepadatan dan cuaca panas ekstrem yang kerap terjadi pada siang hari.
"Kita cari yang longgar, karena kita juga meminta jemaah memilih waktu yang longgar," ujar Gus Irfan kepada tim Media Center Haji.
Ia mengungkapkan rasa syukur karena pelaksanaan lempar jumrah hingga hari kedua berjalan relatif lancar. Meski demikian, sejumlah dinamika yang terjadi di lapangan tetap menjadi catatan penting untuk penyempurnaan penyelenggaraan haji pada tahun-tahun mendatang.
"Alhamdulillah walaupun tentu dengan berbagai gejolak-gejolak, kita sudah masuk hari kedua. Mudah-mudahan sampai akhir lancar semuanya. Nanti kita evaluasi di mana kekurangannya supaya tahun depan lebih baik lagi," katanya.
Menjelang berakhirnya masa mabit di Mina, Gus Irfan kembali mengingatkan seluruh jemaah agar disiplin mengikuti arahan petugas, ketua rombongan, dan ketua kloter demi menjaga keselamatan selama menjalani puncak ibadah haji.
"Imbauannya satu, ikuti arahan-arahan dari petugas, arahan dari ketua kelompok maupun ketua kloter. Itu semua demi kenyamanan dan keselamatan jemaah," tegasnya.
Secara khusus, ia meminta jemaah menghindari pelaksanaan lempar jumrah pada rentang waktu pukul 09.00 hingga 16.00 WAS. Selain suhu yang sangat tinggi, periode tersebut juga menjadi waktu paling padat di kawasan Jamarat.
Di sisi lain, Kementerian Haji dan Umrah terus mematangkan berbagai skenario pergerakan jemaah, baik untuk kepulangan dari Mina maupun persiapan fase pemulangan ke Tanah Air. Sejumlah alternatif telah disiapkan guna mengantisipasi berbagai kemungkinan di lapangan.
Operator :Ahmad Faiz Faqih
Host: Fiorena Jieretno
Reporter: Hasim Arfah
(TRIBUN-TIMUR.COM)
Update info terkini via http://tribun-timur.com/
Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur
Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur
Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks
YouTube business inquiries: 081144407111
#tribuntimur #viral #video #sulsel