Tribun Timur banner
Tribun Timur avatar
Tribun Timur
@tribuntimur
Subscribers9.4M
Views11.2B
Videos114.2K
Tribun TimurPublished at May 27, 2026 at 08:06 PM3:58
Tiga Bulan Air Ngadat di Lorong 47 B Kerung-kerung, Makassar thumbnail

Tiga Bulan Air Ngadat di Lorong 47 B Kerung-kerung, Makassar

9 days agoActive window
Kerung-kerungMakassarTiga Bulan Air Ngadatdi Lorong 47 BPDAMtiga bulan air
Published time
May 27, 2026 at 08:06 PM
Duration
3:58
Video type
News & Politics
Channel region
Indonesia
Publish Timing Insight
Not enough timing data
This channel still lacks enough historical upload timing data. Let the channel accumulate more snapshots before evaluating the best timing.
Monetization Insight
No clear monetization tags yet
Focus on view growth, engagement quality, and topic competition to judge monetization potential.
Action Suggestion
Watch for sustained growth
The basic conditions are already in place. Keep watching 7-day views and revenue before deciding whether this topic should become a series.
Views
381
Likes
0
Comments
0
Estimated Daily Revenue
-
Estimated Total Revenue
$0.17 - $1
RPM Range
$0.45 - $2.63
1D Views Gain
0
7D Views Gain
0
1D Likes Gain
0
7D Likes Gain
0
1D Comments Gain
0
7D Comments Gain
0
Velocity Score
0%
Topic Cluster
Kerung-kerung
Video Description
#tribuntimur #tribunviral #pdam #kerungkerng #kerungkerung #makassar #airbersih Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Krisis air bersih masih dikeluhkan warga di kawasan Kerung-kerung tepatnya di lorong 47 B, Kelurahan Barana, Kecamatan Makassar. Warga menyebut suplai air dari PDAM kerap tidak stabil dalam beberapa bulan terakhir. Akibatnya, banyak pelanggan kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Aksi protes juga sempat dilayangkan warga ke Kantor Pusat PDAM Jl Dr Ratulangi beberapa waktu lalu. PDAM Makassar mengakui adanya penurunan debit suplai air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Panaikang ke wilayah tersebut. Kepala Wilayah IV PDAM Makassar, Fitria Gasim menjelaskan, distribusi air ke kawasan Kerung-kerung sangat bergantung pada volume suplai yang masuk ke jaringan kota. “Kalau sampai ada 400 sampai 550 liter per detik yang masuk ke daerah kota, berarti semua menikmati air bersih,” ujarnya di Kantor PDAM Makassar Jl Dr Ratulangi, Senin (25/5/2026). Ia mengatakan, kawasan terdampak mencakup sekitar 100 hingga 200 kepala keluarga. Menurutnya, jika debit air turun hingga sekitar 200 liter per detik, maka suplai ke Kerung-Kerung ikut terganggu. “Karena memang debit tekanan yang ke kota ini rata-rata tidak stabil, biasa sampai 200 liter per detik, maka berdampaklah tidak dapat air daerah tersebut,” katanya. Ia menyebut, kondisi ini sudah berlangsung sekitar tiga bulan terakhir. Meski demikian, ia memastikan air masih mengalir pada waktu-waktu tertentu, khususnya malam hari ketika tekanan air meningkat. “Rata-rata itu mengalir kalau saat malam hari,” jelasnya. Plt Direktur Utama PDAM Makassar, Andi Syahrum Makkuradde mengatakan, pihaknya telah menerima aspirasi warga terkait krisis air bersih di Kerung-Kerung. Ia menyebut, PDAM langsung menindaklanjuti keluhan tersebut dengan turun ke lapangan untuk mencari solusi. “Alhamdulillah kita mempunyai kesepakatan untuk hari ini segera turun ke lokasi yang dimaksud untuk mencarikan solusi,” ujarnya. Menurutnya, keluhan utama warga adalah air yang hanya mengalir beberapa jam lalu kembali mati. “Keluhan dari warga, terkadang airnya mengalir 2-3 jam, mati lagi dan sebagainya,” katanya. PDAM Makassar kini menyiapkan langkah penanganan jangka pendek dan jangka menengah untuk mengatasi persoalan tersebut. Untuk sementara, distribusi air bersih dilakukan menggunakan mobil tangki ke lorong-lorong warga terdampak. Wilayah yang paling sering menyampaikan bantuan suplai air berada di Lorong 47B. “Selama ini berdasarkan laporan dari kepala wilayah, itu 2-3 tangki per hari,” ujarnya. Distribusi tersebut disebut melayani sekitar dua hingga tiga lorong di kawasan Kerung-Kerung. Selain pengiriman mobil tangki, PDAM juga melakukan sistem injeksi air ke jaringan pelanggan. “Kemudian juga kita adakan injeksi. Jadi kita alirkan air ke saluran atau pipa para pelanggan,” jelasnya. PDAM juga berencana melakukan perbaikan jaringan pipa sebagai solusi jangka menengah. Menurutnya, suplai dari jalur Panaikang mengalami penurunan debit sehingga diperlukan sambungan dari jalur lain yang lebih stabil. “Kita akan mengambilkan, menyambungkan pipa dari pipa yang airnya lancar,” ujarnya. Sementara Plt Kabag Distribusi dan Kehilangan Air (DKA) PDAM Makassar Wahidin, mengatakan tim tengah melakukan pemeriksaan pada jaringan distribusi utama. “Ada kita curigai ada palet itu yang mungkin bukanya belum maksimal,” katanya. Pemeriksaan tersebut dilakukan di sekitar Jalan Veteran yang menjadi salah satu jalur distribusi utama menuju Kerung-kerung. Selain itu, tim PDAM bersama warga dijadwalkan melakukan survei dan pemetaan jaringan di kawasan terdampak. PDAM juga menyiapkan rencana pemisahan jaringan antara suplai dari Panaikang dan sistem Somba Opu. Langkah tersebut diharapkan dapat membuat distribusi air ke Kerung-kerung lebih stabil ke depannya. (*) Reporter: Siti Aminah Narator: Wa Ode Nurmin Editor Video : Sanovra J. R (TRIBUN-TIMUR.COM) Update info terkini via http://tribun-timur.com/ Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks YouTube business inquiries: 081144407111 Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur
Related Topics
Continue with closely related videos to judge topic depth and content format.
Topic: Kerung-kerung
Not enough related-topic video data yet.
Video FAQs

These FAQs clarify what this video page measures, why revenue is estimated, and how to use the page for content research.

What can you learn from this video analytics page?

This page shows views, likes, comments, RPM and revenue estimates, publish timing, topic tags, related videos, and the broader channel context behind the video.

Why are RPM and revenue numbers estimates?

Actual earnings depend on monetized playbacks, audience geography, seasonality, advertiser demand, and monetization status. CloutOrbit provides directional estimates for benchmarking, not exact payouts.

How should you use this page for content research?

Compare timing, topic tags, monetization signals, and adjacent videos from the same channel to spot formats, themes, and publishing patterns worth testing.