Video Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUNJATIM.COM - Ratusan calon jamaah haji asal Kabupaten Kediri mulai diberangkatkan menuju Tanah Suci pada Selasa (19/5/2026). Pemberangkatan dipusatkan di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri menggantikan lokasi sebelumnya di Kantor Pemkab Kediri yang saat ini tengah direnovasi.
Suasana di lokasi nampak para petugas dari TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP berjaga agar keluarga hanya bisa mengantar sampai depan pagar pembatas. Tangis bahagia terlihat dari raut wajah para keluarga yang ditinggal sementara untuk menunaikan ibadah haji selama kurang lebih 40 hari.
Sebanyak tiga kloter diberangkatkan hari ini yakni Kloter 109, 110, dan 111 dengan total 1.065 jamaah haji. Para jamaah diberangkatkan menggunakan puluhan armada bus menuju Asrama Haji Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi.
Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Kediri, Abdul Kholiq Nawawi menjelaskan Kloter 109 yang telah diberangkatkan pada pagi hari berjumlah 322 jamaah. Sementara Kloter 110 berjumlah 373 jamaah dan Kloter 111 sebanyak 370 jamaah dijadwalkan berangkat siang hari.
"Hari ini jamaah haji Kabupaten Kediri kita berangkatkan melalui titik Simpang Lima Gumul," jelas Kholiq.
Hari ini ada dua proses pemberangkatan, pada pagi pukul 09.30 WIB, sementara pemberangkatan siang dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB agar seluruh jamaah dapat masuk ke Asrama Haji tepat waktu sebelum pukul 16.00 WIB.
Sementara itu, pada Rabu (20/5/2026), Kabupaten Kediri kembali memberangkatkan Kloter 112 yang berjumlah 148 jamaah. Kloter tersebut nantinya akan digabung dengan jamaah dari beberapa daerah lain, termasuk Kabupaten Nganjuk.
Menariknya, di Kloter 112 terdapat jamaah haji tertua di Indonesia tahun 2026 atas nama Mbah Marsiyah. Jamaah berusia 105 tahun itu dipastikan ikut diberangkatkan bersama rombongan Kabupaten Kediri.
"Besok di Kloter 112 ada jamaah haji tertua seluruh Indonesia atas nama Mbah Siyah yang insyaallah ikut diberangkatkan," ungkapnya.
Secara keseluruhan, jumlah jamaah haji Kabupaten Kediri tahun ini mencapai 1.213 orang yang tergabung dalam empat kloter, yakni 109, 110, 111, dan 112.
Kholiq berharap seluruh proses pemberangkatan berjalan lancar dan para jamaah diberikan kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
"Kita berharap seluruh jamaah haji Kabupaten Kediri bisa berangkat dengan lancar dan kembali menjadi haji yang mabrur," katanya.
Meski demikian, pihak Kementerian Haji Kabupaten Kediri mengungkapkan terdapat beberapa jamaah yang harus menunda keberangkatan karena alasan kesehatan. Beberapa di antaranya mengalami kondisi medis tertentu setelah menjalani pemeriksaan kesehatan terakhir.
"Ada jamaah yang harus ditunda keberangkatannya ke tahun 2027 karena kondisi kesehatan seperti stroke maupun penyakit tertentu. Namun mereka sudah menerima keputusan tersebut," jelas Kholiq.
Selain jamaah reguler, tahun ini juga terdapat ratusan jamaah cadangan. Namun, sebagian besar sudah berhasil masuk ke dalam kloter pemberangkatan dan kini hanya tersisa sekitar 40 hingga 50 jamaah cadangan yang belum berangkat.
Menurut Kholiq, mekanisme pengisian kursi kosong tahun ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya karena sepenuhnya menjadi kewenangan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi.
"Jamaah cadangan memang harus siap berangkat apabila ada peluang dan juga siap tidak berangkat. Itu sudah menjadi aturan dan sudah disetujui para jamaah sejak awal," terangnya.
Sementara itu, salah satu jamaah termuda, M. Rikza Zidan (23) mengaku bersyukur akhirnya bisa berangkat haji bersama kedua orang tua dan keluarganya. Ia mengaku telah melakukan sejumlah persiapan sederhana agar tetap fit selama menjalankan ibadah.
"Persiapannya tidak banyak, hanya baju, snack ringan dan menjaga kesehatan dengan olahraga jalan kaki supaya tetap fit. Saya daftar tahun 2021 dan sekarang ikut penggabungan bisa berangkat bersama kedua orang tua dan saudara," ujar Rikza.
Ia pun berharap seluruh perjalanan ibadah hajinya diberikan kelancaran serta mendoakan masyarakat yang belum berkesempatan berhaji agar segera mendapat panggilan ke Tanah Suci.
"Doanya semoga dimudahkan selama perjalanan dan ibadah di Tanah Suci. Untuk yang belum haji semoga bisa segera menyusul," tandasnya.
VP: Rizky
Reporter: isya anshori
host: Cindy Dinda
Website https://jatim.tribunnews.com/
Twitter https://twitter.com/tribunjatim
Facebook https://www.facebook.com/tribunnewsjatim
Instagram https://www.instagram.com/tribun_jatim/
#tribunjatim #matalokalmenjangkauindonesia