Tribunnews banner
Tribunnews avatar
Tribunnews
@tribunnews
Subscribers15.6M
Views22.5B
Videos436.5K
TribunnewsPublished at May 28, 2026 at 02:06 PM1:20
Jemaah Haji Padati Jamarat, Diimbau Tak Lempar Jumrah di Jam-jam Ini thumbnail

Jemaah Haji Padati Jamarat, Diimbau Tak Lempar Jumrah di Jam-jam Ini

8 days agoActive window
jemaah haji padati jamaratimbauan dilarang lempar jumrahjadwal larangan lontar jumrahpuncak haji 2026jemaah haji minajemaah haji padati
Published time
May 28, 2026 at 02:06 PM
Duration
1:20
Video type
News & Politics
Channel region
Indonesia
Publish Timing Insight
Not enough timing data
This channel still lacks enough historical upload timing data. Let the channel accumulate more snapshots before evaluating the best timing.
Monetization Insight
No clear monetization tags yet
Focus on view growth, engagement quality, and topic competition to judge monetization potential.
Action Suggestion
Watch for sustained growth
The basic conditions are already in place. Keep watching 7-day views and revenue before deciding whether this topic should become a series.
Views
233
Likes
1
Comments
0
Estimated Daily Revenue
-
Estimated Total Revenue
$0.1 - $0.61
RPM Range
$0.45 - $2.63
1D Views Gain
0
7D Views Gain
0
1D Likes Gain
0
7D Likes Gain
0
1D Comments Gain
0
7D Comments Gain
0
Velocity Score
0%
Topic Cluster
jemaah haji padati jamarat
Video Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru Laporan langsung wartawan Tribunnews.com dan Media Center Haji dari Arab Saudi, Sri Juliati TRIBUN-VIDEO.COM - Jemaah haji Indonesia mulai memadati kawasan Jamarat di Mina untuk melakukan prosesi lempar jumrah sejak Rabu, 27 Mei 2026. Prosesi ini dilakukan setelah jemaah haji mabit atau bermalam di Muzdalifah sejak Selasa, 26 Mei 2026 hingga tengah malam. Lempar jumrah merupakan salah satu rangkaian wajib dalam ibadah haji yang dilakukan dengan melempar tujuh batu kerikil ke tiga tiang jumrah di kawasan Jamarat. Pada hari pertama atau Rabu kemarin, jemaah melempar Jumrah Aqabah sebanyak tujuh kali lemparan. Sementara pada hari-hari tasyrik mulai 11-13 Dzulhijjah 1447 H atau Rabu-Jumat, 28-30 Mei 2026, jemaah melanjutkan lempar jumrah ke tiga titik, yakni Jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah. Pantauan Tribunnews.com di kawasan Jamarat, Rabu kemarin, suasana terlihat sangat ramai dipadati jutaan jemaah dari berbagai negara. Arus pergerakan jemaah menuju lokasi lempar jumrah tampak terus mengalir sejak pagi hari. Jalan-jalan utama menuju Jamarat, termasuk terowongan Mina yang berjarak 4,5 Km dipenuhi lautan manusia dengan dominasi jemaah berpakaian ihram putih. Tidak hanya jemaah asal Indonesia, kawasan tersebut juga dipadati jemaah dari berbagai negara seperti Turki, Pakistan, India, hingga Kyrgyzstan. Cuaca panas Mina yang mencapai lebih dari 40 derajat Celsius tidak menyurutkan semangat jemaah haji untuk menuntaskan rangkaian ibadah haji. Banyak jemaah terlihat membawa payung, semprotan air, hingga handuk basah untuk mengurangi paparan panas selama perjalanan menuju Jamarat. Di sepanjang jalan menuju Jamarat pun, kalimat Talbiyah sering terdengar dilantunkan para jemaah haji. Kalimat Labbaik Allahumma Labbaik menggema dari berbagai penjuru, menambah kekhusyukan suasana di tengah padatnya arus jemaah menuju lokasi lempar jumrah. Jadwal Lempar Jumrah untuk Jemaah Indonesia Sementara itu, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melarang jemaah haji Indonesia melempar jumrah pada pukul 10.00 hingga 14.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Pasalnya, pada jam-jam tersebut, cuaca sangat panas serta kondisi jamarat yang sangat padat. "Seluruh jemaah haji agar mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan bahwa pukul 10.00 pagi ini hingga pukul 14.00 untuk tidak bergerak keluar tenda," ujar Ketua PPIH Arab Saudi, Ian Heryawan, dalam keterangan video yang diterima Tim Media Center Haji, Rabu (27/5/2026). Ian mengatakan, larangan tersebut datang dari Kementerian Haji Arab Saudi. Menurut Ian yang juga Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj, larangan ini untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh jemaah haji, khususnya Indonesia. "Kami memerintahkan kepada seluruh jajaran petugas yang ada di lapangan untuk melaksanakan instruksi ini dengan sebaik-baiknya," kata pensiunan jenderal bintang tiga TNI AL tersebut. Lebih lanjut, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) merilis jadwal lempar jumrah bagi jemaah haji Indonesia selama hari tasyrik. Jadwal ini dibagi dalam beberapa sesi waktu sebagai panduan bagi jemaah untuk menghindari kepadatan di kawasan Jamarat. Berikut jadwal lempar jumrah bagi jemaah Indonesia: 1. Jumrah Tasyrik 11 Dzulhijjah 1447 H (Kamis, 28 Mei 2026) Waktu lempar: Sesi 1: Kamis, 28 Mei 2026 pukul 17.00–24.00 Waktu Arab Saudi Sesi 2: Jumat, 29 Mei 2026 pukul 00.00–04.00 Waktu Arab Saudi Waktu larangan: Kamis, 28 Mei 2026 pukul 11.00–18.00 Waktu Arab Saudi 2. Jumrah Tasyrik 12 Dzulhijjah 1447 H (Jumat, 29 Mei 2026) Waktu lempar: Sesi 1: Jumat, 29 Mei 2026 pukul 05.00–10.30 Waktu Arab Saudi Sesi 2: Jumat, 29 Mei 2026 pukul 18.00–24.00 Waktu Arab Saudi Waktu larangan: Jumat, 29 Mei 2026 pukul 11.00–14.00 Waktu Arab Saudi 3. Jumrah Tasyrik 13 Dzulhijjah 1447 H (Sabtu, 30 Mei 2026) Waktu lempar: Sesi 1: Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 05.00–12.00 Waktu Arab Saudi LEMPAR JUMRAH - Jemaah haji melempar jumrah aqabah di Jamarat, Mina, Makkah, Arab Saudi, Rabu (27/5/2026). Media Center Haji 2026 Program: Ibdadah Haji 2026 Editor Video: Ni'amu Shoim Assari Alfani Uploader: Tri Hantoro
Related Topics
Continue with closely related videos to judge topic depth and content format.
Topic: jemaah haji padati jamarat
Not enough related-topic video data yet.
Video FAQs

These FAQs clarify what this video page measures, why revenue is estimated, and how to use the page for content research.

What can you learn from this video analytics page?

This page shows views, likes, comments, RPM and revenue estimates, publish timing, topic tags, related videos, and the broader channel context behind the video.

Why are RPM and revenue numbers estimates?

Actual earnings depend on monetized playbacks, audience geography, seasonality, advertiser demand, and monetization status. CloutOrbit provides directional estimates for benchmarking, not exact payouts.

How should you use this page for content research?

Compare timing, topic tags, monetization signals, and adjacent videos from the same channel to spot formats, themes, and publishing patterns worth testing.